×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 572

Menu
RSS
Daerah Penghasil Migas jadi Prioritas Pembangunan Jargas

Daerah Penghasil Migas jadi Priorit…

KUTAI KARTANEGARA - Guna ...

Dirjen Migas Minta Nelayan Rawat Konverter Kit dari Pemerintah

Dirjen Migas Minta Nelayan Rawat Ko…

Tuban, Pemerintah terus m...

Kurangi Subsidi LPG, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Jargas

Kurangi Subsidi LPG, Pemerintah Ter…

Tuban, Pemerintah terus m...

Giliran 566 Nelayan Tuban Kebagian Konkit Gratis

Giliran 566 Nelayan Tuban Kebagian …

Tuban, Pemerintah membagi...

Prev Next

Menteri ESDM Minta Pembangunan Jargas Rumah Tangga Di Surabaya Dipercepat

  • Written by 
Kerjasama ESDM dan Ponpes Tebuireng Kerjasama ESDM dan Ponpes Tebuireng
MIGAS
 
 

Menteri ESDM Minta Pembangunan Jargas Rumah Tangga Di Surabaya Dipercepat

 

SURABAYA – Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said meminta kepada PGN dan Pertamina untuk mempercepat pembangunan jaringan gas kota di Surabaya. Program jaringan gas kota di Indonesia khususnya di Surabaya dirasakan sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dalam rangka mendapatkan akses bahan bakar yang lebih bersih, murah dan aman.

“Surabaya ini punya kesiapan, baik pasokan, lahan dan juga sosial, dimana masyarakatnya sudah mendukung keberadaan bahan bakar gas, karena itu kita akan minta kepada PGN dan Pertamina mempercepat ini (jargas) karena dulu itukan satu kota disambungkan 4.000, sekarang kita minta Surabaya dipercepat sehingga dalam waktu setahun kedepan ada 16 Kelurahan yang bisa dijangkau,” ujar Sudirman saat meninjau pemanfaatan gas bumi di Kampung Lontong, Banyu Urip Lor X, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Kamis (9/7).

Pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar sudah berlangsung sejak empat tahun lalu. Dan tahun ini Pemerintah Surabaya akan mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangganya. Hingga saat ini, di Kota Surabaya telah terdapat sekitar 15.900 Sambungan Rumah yang terdiri dari 2.900 Sambungan Rumah yang dibangun dengan dana APBN serta sekitar 13.000 Sambungan Rumah yang dibangun dengan dana milik BUMN.

Kementerian ESDM bersama dengan BUMN pada tahun 2016 mendatang akan membangun sebanyak 24.000 Sambungan Rumah, terdiri dari 3 Wilayah, yaitu Surabaya Pusat, Surabaya Selatan, dan Surabaya Timur.

Pemerintah Surabaya berkomitmen untuk memanfaatkan gas bumi secara optimal untuk menggantikan bahan bakar minyak. Selain sektor rumah tangga, disektor transportasi pemerintah Surabaya berencana akan membangun SPBG di setiap SPBU. “Ibu Walikota Surabaya sebentar lagi akan membuat aturan dalam sekian tahun mendatang setiap SPBU itu harus membuat juga SPBG,” imbuh Sudirman. (SF)

back to top